NEW NORMAL : PRODUKTIF NAMUN TETAP SEHAT

0

New normal, kata yang belakangan ini sering kita dengar diberbagai media. Setalah PSBB berlangsung kurang lebih 3bulan, Pemerintah memutuskan untuk menerapkan New Normal. Mohon dicermati, New Normal dicanangkan agar negara dan masyarakat dapat bekerja dan memulihkan ekonomi bersama, bukan untuk kebebasan apa lagi merasa telah berakhirnya pandemi COVID19.

“Beberapa saat yang akan datang tentunya banyak daerah yang secara bertahap akan memulai mengimplementasikan kebiasaan baru ini sejalan dengan mulai dijalankan kembali aktivitas aktivitas produktif dalam rangka untuk mempertahankan kinerja keseluruhan kita,” kata Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto Selasa (2/6/2020).

“Ini bukan sebuah euforia yang kemudian diekspresikan dengan merasa bebas, bebas untuk melakukan apapun, bebas untuk bertindak apapun, bebas untuk siapapun, dengan mengabaikan protokol kesehatan, dengan mengabaikan kebiasaan baru yang harus dituntut,” lanjutnya.

Jika saat Pemerintah telah membuka tempat publik, mohon secara disiplin mengingatkan satu dan lainnya, perlu disadari tempat publik merupakan tempat yang sangat rawan terjadi penyebaran. Sehingga jika pusat bisnis, perkantoran, pusat belanja maupun sekolah telah dibuka, patuhilah protokol yang telah disiapkan. Contohnya jika sedang berada di ruang publik, gunakan masker setiap saat bahkan saat sedang berbicara, hindari kontak fisik secara langsung, jaga kebersihan dengan mencuci tangan menggunakan sabun maupun antiseptic.

Pedoman lainnya akan dikembangkan dan dituangkan dalam peraturan negara oleh para mentri dengan telah berjalannya New Normal, seperti contoh mulai memberikan protokol baru di tempat ibadah, acara seperti pernikahan, sarana transportasi dan lainnya yang melibatkan banyak orang didalamnya.

Hingga pandemi berakhir mari bersama jaga kesehatan, kebersihan,dan jangan lupa dengan tetap sehat anda telah secara langsung mendukung tim medis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *