Apa yang terjadi dengan George Floyd? #blacklivesmatter #icantbreath

0

 

Terjadi sebuah insiden brutal yang dilakukan polisi Minneapolis hingga  menewaskan seorang pria berkulit hitam bernama George Floyd. Kematian George membuat marah seluruh warga Amerika dan dunia, terjadi demo atau protes berskala besar diseluruh penjuru amerika yang terjadi selama berhari hari untuk memastikan Polisi yang melakukan kebrutalan mendapatkan ganjaran yang setimpal.

Insiden mengenaskan ini terjadi pada tanggal 25 mei 2020, saat Floyd dan kedua temannya selesai berbelanja dari kiosk makanan setempat. Pekerja kiosk tersebut menemukan bahwa uang pecahan 20 dolar yang digunakan Floyd dan kedua orang temannya adalah uang palsu. Pekerja tersebut juga menyadari bahwa Floyd CS masih berada di dalam mobil yang terparkir hanya disebrang jalan. Ia segera melaporkan kejadian ini pada polisi dan meminta polisi segera datang ke TKP.

Sesampainya polisi di TKP, Floyd CS masih didalam mobil yang terparkir, lalu polisi mulai melakukan interogasi dan menyuruh mereka keluar dari mobil. Dalam sebuah video dari washingtonpost.com memperlihatkan Floyd dibawa keluar dari mobil, diborgol dan disandarkan di tembok selagi proses interogasi berlanjut. setelah beberapa menit muncul satu mobil polisi lagi dan membawa hanya Floyd seorang kesebrang jalan dan kembali melakukan interogasi.

Keadaan memuncak saat mobil polisi ketiga sampai dilokasi, seorang polisi berkulit putih datang menghampiri Floyd dan setelah itu menjatuhkannya ke aspal dan menggencet lehernya dengan lutut. kejadian ini berlangsung selama beberapa menit sehingga menimbulkan keramaian warga dan mereka mulai merekam menggunakan telpon genggam mereka. Beberapa warga terlihat berusaha mengingatkan polisi bahwa tindaknya sudah keterlaluan, namun polisi semakin agresif dan terlihat mendorong seorang warga yang ada dilokasi. Setelah nyaris 6 menit lehernya digencet lutut polisi, Floyd mulai mengeluh dan berkata dan memohon dilepaskan karena sangat kesulitan bernapas.

setelah hampir 9 menit, akhirnya beberapa warga menyadari bahwa FLoyd sudah tidak sadarkan diri dan membujuk polisi agar segera menelpon tim medis. berselang beberapa saat mobil ambulans datang, namun floyd sudah tidak bernapas dan tidak merespons segala tindakan medis yang bisa dilakukan dilokasi dan akhirnya George Floyd meninggal.

Hal ini membuat warga Amerika, khususnya ras kulit Hitam sangat bersedih dan terpukul, tindakan seperti ini dirasa sangat rasial. Karena sejarah yang panjang memperlihatkan bahwa diskrimnasi ras masih sangat terasa di Amerika bahkan dalam tubuh organisasi hukum seperti kepolisian. Banyak kasus memperlihatkan polisi mendiskriminasi bahkan tidak segan melakukan kekerasan kepada orang kulit hitam dan tidak mendapat ganjaran yang sepantasnya.

Untuk mencegah sejarah terulang, ribuan atau mungkin jutaan masyarakat Amerika turun kejalan dan melakukan demonstrasi. Hal tersebut disambut keras dari pihak Polisi, bahkan banyak gambar memperlihatkan polisi memperlakukan demonstran secara kasar. Menembakan peluru karet yang berakibat luka sedang hingga bisa berujung kematian. Namun ada juga polisi dan angakatan darat yang mendukung aksi para demonstran.

Hal lain yang sangat disayangkan, dalam kejadian ini Presiden Amerika memilih untuk diam. Sebuah peristiwa dan keputusan yang menyedihkan hingga menjadi sorotan utama dunia. Banyak warga luar amerika yang melakukan gerakan gerakan sosial media yang memperlihatkan dukungan kepada demonstran. Kita berharap peristiwa ini tidak terulang lagi, pelaku kejahatan mendapatkan hukuman yang setimpal dan semua segera kembali normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *